Showing posts with label Marketing. Show all posts
Showing posts with label Marketing. Show all posts

Adakah Harapan Baru Di Tahun 2020

Adakah Harapan Baru Di Tahun 2020

Adakah Harapan Baru Di Tahun 2020


Hujan yang berlangsung dari siang baru saja terhentu, suasana khas tahun baru dalam beberapa dekade ini, yakni suasana habis huja dan sisa rintik hujan yang kadang turun mendadak dan hilang seketika, mercon yang intensitasnya semakin berisik menjelang tengah malam, masih saja menghiasi menjelang habisnya akhir tahun 2019 yang penuh dengan hiruk pikuk politik, sumpah serapah pihak yang kecewa, dan ekonomi yang lesu dan seperti Mandeg di jalan.

Dunia marketing di tahun 2019 semakin mengukuhkan digital marketing mulai mendominasi , saking banyaknya, timeline media sosial kita seperti parade iklan promosi semua jenis barang dan usaha, dari produk murah hingga rumah dan mobil mewah. Orang di cekoki berbagai jenis produk yg entah mereka butuhkan atau gak sama sekali. Riset yang kurang mengenai segmen pasar yg di tuju menjadi absurd, tembak saja sebanyak mungkin menjadi strategi random perusahaan atau produsen mempromosikan barang dan jasa mereka.


Dunia properti berjalan lambat di tahun 2019, banyak projek mangkrak baik karena kebodohan pengembang yang kurang kompeten atau bahkan oknum yang nekat mencari keuntungan sesat. Banyak pengembang yang mengkoreksi target capaian penjualan di pertengahan tahun karena lesunya pasar. Sampai pada efisiensi baik sektor promosi sampai rencana bisnis lanjutan nya.

Dunia sales marketing di 2019 juga tidak begitu menyenangkan, lesunya pasar menggerus pendapatan mereka dari komisi penjualan, pindah pindah projek menjadi keterpaksaan tak kala target sulit untuk di capai. Mencari tambahan dengan menjual produk sana sini juga banyak di lakukan, untuk mendapat penghasilan lain jika produk utama sulit terjual dengan cepat, metode apa yang konsumen mau semua ada menjadi usaha terakhir tenaga sales mendapatkan pundi pundi rupiah.

Lantas apa harapan yang kita inginkan di tahun 2020, di tengah lesunya ekonomi secara makro di negeri kita. Peluang ke arah lebih baik akan selalu ada, membaiknya pasar properti menjadi harapan banyak orang yang bergelut di dalamnya, menjelang pergantian tahun ini mari kita tatap dengan optimis walau terlihat gelap di ujung jalan sana, cerdas dalam melihat peluang, selalu menjaga reputasi dan nama baik tetap menjadi mata uang yang berlaku sama, semoga lebih baik menjadi harapan semua orang dan bukan tidak mungkin itu terjadi di tahun 2020, selamat Tahun Baru untuk pengunjung Blog properti Receh ini. Semoga manfaat yang anda dapatkan . Terimakasih

Lesunya Penjualan Apartemen Di Kawasan Bodetabek

Lesunya Penjualan Apartemen Di Kawasan Bodetabek

Lesunya Penjualan Apartemen Di Kawasan Penyangga Ibukota


Pasar properti yang sempat Booming dan semarak di satu dasawarsa terakhir kini mulai lesu, yang paling terasa adalah penjualan apartemen kelas mengah bawah yang semakin sulit akan peminat. Dampak dari boomingnya penjualan apartemen di masa lalu adalah menjamurnya proyek apartemen hampir di daerah penyangga di bodetabek, hal yang membuat persaingan memperebutkan konsumen begitu sengitnya.

Seperti hal yang terjadi di kota Depok, menjamurnya projek apartemen tanpa melakukan riset pasar yang tepat telah membawa efek kesulitannya beberapa pengembang dalam menjual unit apartemen yang sudah mereka bangun, atau yang sedang mereka bangun. Penjualan unit apartemennya bahkan sulit menembus angka 20unit Perbulannya. Bahkan dengan berbagai promosi yang Jor2an pun tetap saja lesu .



Hal ini terungkap tak kala admin berkomunikasi denga teman sejawat sesama Marketing properti di kota Depok dan sekitarnya, bahwa kondisi sekarang ini adalah yang terberat untuk mengejar penjualan unit apartemen yang Mereka tawarkan. Bahkan untuk unit apartemen yang sudah status jadi dan hampir serah terima saja sulit sekali untuk laku.

Memang ada beberapa projek hirist building yang tetap berjalan penjualan nya di tengah kelesuan dengan tidak menaikkan harga jual dan memberi garansi sewa dalam beberapa tahun. Beberapa projek dengan bendera BUMN pun mulai mengandalkan penjualan secara bekerjasama dengan sesama lembaga milik negara dengan memberikan kemudahan cara pembayaran, hal yang sulit di ikuti pengembang swasta yang lebih terbiasa menjual produknya dengan cara ritel.

Lesunya pasar hunian hirist building Belum berdampak besar akan pasar hunian rumah tapak, masyarakat masih memandang rumah tapak merupakan kebutuhan pokok yang mesti di paksakan Harus punya walau kondis keuangannya tidak terlalu stabil.

Sampai kapan pasar Propwrti terutama apartemen akan lesu darah, masih sulit di prediksi, ketersediaan unit apartemen di pinggir kota seperti Depok memang sudah terlalu over supply, pasar sewa yang menjadi andalan promo apartemen di Depok perkembangan nya tidak terlalu pesat, persaingan harga sewa pun cukup sengit, pasar sewa harian yang sempat memberi keuntungan pemilik unit dengan singkat pun tidak lagi menjadi primadona. Hanya pada haru tertentu saja hunian sewa bisa di harapkan terisi.

Pasar yang mengalami stagnan ini tentu akan sulit di hindari para pengembang, jangan sampai gedung apartemen yang sudah di bangun menjadi gedung tanpa penghuni yang biaya perawatannya saja tidak menutupi. Dan seberapa keras pihak pengembang menekan divisi Marketing untuk melakukan pencapaian target penjualan akan sia sia saja, tanpa inovasi yang tepat dengan memanfaatkan celah pasar yang sudah rapat tersebut.

Tekanan berlebihan kepada divisi marketing tanpa membaca situasi pasar hanya akan membawa korban tenaga kerja yang terpaksa di putus kontrak kerjanya karena tidak menghasilkan target penjualan yang di harapkan sang bos pengembang, resiko pahit bagi para sales marketing yang sudah kerja jungkir balik mengejar target yang sulit di penuhi.
J.pro.

Content Promosi Properti Yang Efektif

Content Promosi Properti Yang Efektif

Content Promosi Properti Yang Efektif


Persaingan antar pengembang properti semakin ketat dan sengit, di ikuti dengan tim penjualan yang juga bertarung di lapangan dengan segala macam perlengkapan dan amunisi yang ampuh untuk menjaring konsumen sebanyak banyaknya. Perang promosi tidak hanya ada di jalur konvensional seperti spanduk dan pameran atau expo, tapi sudah merambah di dunia digital, sepeti iklan digital dan promosi media sosial.


Content di berbagai metode promosi di berbagai media cenderung sama, dan biasanya tidak terlalu detil, menonjol kan Gimmick, seperti hadiah, free biaya, sama kemudahan lainnya untuk memiliki rumah yang di tawarkan, bahkan ada yang hanya modal Clickbait dan jika di telusuri ternyata di batasi dengan aturan dan ketentuan yang berlaku, yang sulit dan terbatas sekali peluangnya untuk mendapatkan nya.

Sebenarnya bagaiman membuat konten promosi yang efektif yang tidak malah membuat pihak yang melihatnya antipati dan menganggap itu Hanya Gimmick semata. Berikut beberapa cara menurut analisa dan pengalaman sebagai sales marketing :

✓ Menonjol kan Value

Nilai plus yang akan di dapatkan konsumen dengan memilih Properti yang kita jual akan selalu menarik perhatian, konsumen Properti biasanya selalu membandingkan apa yang bisa di dapatkan dari properti nya, dan value ini haruslah bersifat jangka panjang selama yang bersangkutan tinggal atau memiliki properti tersebut.


✓ Tidak Menjelekkan Kompetitor

Banyak kesalahan dilakukan dalam berpromosi adalah menjelekkan pesaing, psikologi konsumen kita biasanya penasaran dengan korban promo, dan jika sang kompetitor mempunyai jurus yang lebih baik dengan melihat apa kekurangan Properti kita, bisa jadi akan jadi bumerang dan malah tidak mengundang simpati konsumen.

✓ Testimoni konsumen

Promosi yang paling jujur dan efektif adalah pengakuan dan pengalaman dari pembeli produk Properti kita, dengan tanpa mengeluarkan biaya, mereka akan berpromosi dengan menarik rekan dan teman-teman nya untuk ikut membeli produk kita, apalagi jika di sediakan tanda terimakasih kepada konsumen yang berhasil merekomendasikan produk kita kepada orang yang dia kenal.

Berapa Besar Komisi Marketing Properti

Berapa Besar  Komisi Marketing Properti

Seluk Beluk Komisi Marketing Properti


Profesi menjadi Sales dan Marketing properti menurut pendapat orang yang di Luar profesi seakan-akan Bergelimang dengan uang yang besar, pendapat awam seperti dengan begitu mudahnya mendapatkan komisi yang besar dari hasil penjualan mereka yang notabene nya hanya sebagai perantara saja antara konsumen dengan pemilik properti. 




Pendapat di atas sebenarnya tidak ada salahnya, cuma anda akan bisa merasakan kenyataannya hanya dengan terjun langsung ke bidang ini, maka akan bida merasakan bagaimana susah payahnya menjual aneka properti tanpa Suport yang memadai, bagaimana harus mengirit pengeluaran karena tuntutan gaya hidup profesi, karena Sales Marketing merupakan profesi yang menuntut penampilan yang sesuai dengan barang apa yang mereka jual, atau mewakili image produk .

Komis yang di dapat seorang Sales properti sebenarnya tidak tergolong besar, bahkan mungkin di banyak kasus masih di bawah komisi seorang Agent asuransi atau produk investasi, bisa di sejajarkan dengan Marketing otomotif rengat berbagai plus dan minusnya. Standar komisi Sales properti umumnya adalah di angka 1% sd 3%, pencairannya dengan persyaratan yang kadang harus mempunyai kesabaran, sepeti dengan pembayaran konsumen sudah pada nominal tertentu, biasanya di angka 30%.

Sales Marketing inhouse mempunyai beberapa perbedaan dengan Agen properti independen, jika Marketing inhouse di haruskan menjalani semua sistem kerja yang di atur perusahaan, sepeti absensi, jadwal dan laporan kerja, dan juga target yang harus dipenuhi setiap bulannya. Berbeda dengan Agent properti independen yang lebih bekerja secara individu dan bisa di jadikan kerja sambilan atau freelancer. 


Baca juga : Panduan Untuk Jadi Marketing Properti.

Saat pencairan komisi penjualan adalah hari yang di nantikan oleh para Sales dan Marketing properti di mana saja, setelah bersabar dengan kerja kerasnya , mendapatkan hasil dari jerih payah adalah keindahan dan kepuasan haqiqi dari para tenaga Marketing. Banyak kejadian yang kurang mengenakkan dari proses mendapatkan uang komisi dari pengalaman sebagai Sales Marketing , diantara nya sepeti perusahaan pengembang yang menunda-nunda pencairan komisi, potongan yang besar, jumlah komisi yang di dapat tidak sesuai komitmen di awal, bahkan yang paling buruk adalah ada pula perusahaan atau developer yang ingkar atau tidak membayarkan hak komisi Marketing dengan berbagai macam alasan yang memuakkan, tanpa kita bisa melawan karena mereka orang dengan power yang kuat.

Kesuksesan dan kejayaan yang banyak di gambarkan oleh para Marketing properti memang sepeti gunung es, yang nampak hebat dari jauh, tetapi ada banyak yang gagal dan akhirnya kapok untuk kembali berprofesi sebagai Marketing properti. Profesi ini sangat menjanjikan jika kita pintar memilih partner, baik itu atasan atau perusahaan yang baik dan komit, baik komitmen pembangunan sampai komitmen komisi yang menjadi hak kita, hindari developer brengsek yang hanya menguras tenaga para Sales tanpa memberikan suport dan memenuhi semua hal hak yamg dimiliki para tenaga Marketing properti. Selalu jaga nama baik pribadi anda karena dunia marketing sangat sempit dan itu-itu saja orangnya.
Salam Closing. by. J.pro

Belajar Investasi Di Apartemen 300Jutaan Depok

Belajar Investasi Di Apartemen 300Jutaan Depok

Investasi Properti Di Apartemen 300Jutaan Di Depok


Untuk kalangan muda dan kalangan milenial memulai berinvestasi sedini mungkin akan sangat menguntungkan untuk masa depan, investasi properti adalah investasi jangka panjang yang aman dengan jaminan keuntungan yang pasti. Untuk para investor pemula memang tidak harus memilih properti yang berharga mahal dan di pusat kota, kelebihan projek properti di pinggiran Jakarta menjadi pilihan terbaik bagi anak muda atau Milenial yang sedang belajar menjadi investor properti. Di samping harganya masih murah, dengan berbagai kemudahan cara pembayaran, juga potensi kenaikan harga d masa datang yang bisa di nikmati selain untuk di sewakan atau di tinggali sendiri.




Di areal Cimanggis Depok sudah banyak berdiri projek apartemen dengan berbagai macam kelebihannya masing2, jalan raya Bogor merupakan urat nadi ekonomi semenjak zaman kolonial, di jalan yang sudah tua tersebut berdiri satu apartemen pas di pinggir jalannya, apartemen tersebut bernama apartemen Cimanggis City.

Apartemen yang sudah di pasarkan setahun yang lalu mempunyai banyak keunggulan dari segi akses, pasar sewa, fasilitas, dan masih banyak lagi. Cimanggis merupakan bagian dari wilayah Depok yang berbatasan langsung dengan Jakarta Timur, berbagai akses tol melingkarinya, sepeti tol Cijago, tol Cibubur, projek LRT , dan angkutan umum yang beroperasi 24 jam.

Baca klik : Apartemen Murah Bogor.

Cimanggis City di bangun oleh PT. Permata Sakti Mandiri, berbentuk kompleks hunian terpadu di kelilingi oleh fasilitas pendukung serta ruang terbuka hijau dan lagoon. Dengan bermodal lahan 1 Hektar, Cimanggis city berusaha memberikan kenyamanan bagi penghuni dengan mengalokasikan sekitar 40 % lahan untuk fasilitas penunjang.

Cimanggis City terdiri dari dua Tower Apartemen setinggi 24 lantai, Memiliki total unit 1.600 unit apartemen dan kios. Terdapat dua pilihan tipe, yaitu tipe 21 (studio) dan tipe 36 (2Br).

Apartemen Murah ini juga Dilengkapi dengan Fasilitas pendukung yang memadai, seperti fasilitas sistem keamanan terpadu 24 jam, CCTV, kolam renang, jogging track, atrium, hall, single drop-off lobby, tempat ibadah, pedestrian, lagoon area, green area, komersial area dan parkir yang memadai.

Kota Depok yang terkenal sebagai kota kampus, merupakan pasar yang ramah untuk apartemen sewa, berbagai universitas yang sudah lama berdiri sampai yang baru akan di bangun seperti universitas Islam internasional yang berlokasi di Cimanggis merupakan pasar yang sangat menguntungkan.



Dengan harga yang masih dikisaran 300jutaan, menjadikan Cimanggis city cocok bagi kalangan Milenial yang baru akan mencoba investasi di dunia properti, dengan keringanan ubah muka dan persyaratan lainnya yang di berlakukan oleh pengembang. Berinvestasi di Usia muda menjadikan anda menjadi pribadi mandiri dan sukses di masa datang. Selamat berinvestasi....

Arti INAPEX/Pameran JCC Bagi Marketing Properti

Arti INAPEX/Pameran JCC Bagi Marketing Properti

Arti INAPEX/Pameran JCC Bagi Marketing Properti

Menjalankan hajatan besar para pelaku dunia properti selalu disambut dengan suka cita, tidak hanya bagi penyelenggara, tapi para peserta pameran dari berbagai Pengembang yang ingin mendapat penjualan yang banyak dari ajang tersebut. Berbagai promo diskon besar besaran dan hadiah yang menarik menjadi magnet untuk para pencari hunian datang ke JCC Senayan.


Yang kurang disorot banyak pihak mungkin adalah bagaimana antusiasme para sales marketing perumahan dan apartemen dalam menghadapi hajatan reguler bagi mereka. Bagi saya yang telah merasakan ajang pameran property sejenis semenjak tahun 2009, terasa adanya harapan yang membuncah jika menghadapi pameran properti di JCC, persiapan baik fisik dan mental pun di persiapkan dengan serius, membeli kemeja baru dan jas menjadi ritual penting bagi para sales marketing menjelang even properti tersebut.

Ajang pameran di JCC di rasa bagi sales marketing adalah harapan , tidak hanya sibuk dan konsentrasi untuk mendapatkan penjualan yang banyak tapi juga ajang bertemu dengan rekan seprofesi sejenis dengan jumlah yang banyak, jika anda sudah hampir 10tahun bergelut di dunia property pastilah hampir 75% dari pelakunya bisa anda kenal, walau tidak semua akrab, hal inilah menjadikan ajang JCC selalu di tunggu tunggu aparat sales karena akan bertemu teman lama, gebetan lama, bahkan bos lama yang kangen juga kalau ingat kebaikan nya, seenggaknya sudah lupa dengan kegalakannya .hmmm

Untuk mendapatkan hasil yang kita inginkan tentu tidak hanya sekedar berpenampilan maksimal, tapi juga kita harus mempunyai strategi yang tepat dalam persaingan antar sales di JCC, pilih pllokasi terbaik dari stand kita, dan produk knowledge akan produk yang di jual juga matang dengan berbagai macam kelebihannya, apabila kita nanggung maka akan akan di sikat oleh marketing lain yang selalu siap menyalip langkah kita, bagaimanapun kondisinya pameran properti di JCC adalah puncak even properti tahunan, jadi harus di manfaatkan dengan maksimal, agar tidak termenung di pintu JCC setelah pameran usai karena kita tidak mendapat apapun dari even tersebut.

Even JCC memang selalu di rindukan bagi para saksi marketing property, harga makanan yang mahal, tarif parkir yang mencekik, sampai cerita lucu dan berkesan selalu kita dapatkan dari even besar terebut. Good luck untuk yang akan bertempur di JCC Februari ini.....jiayo

Tips Untuk Sales Marketing Newbie

Tips Untuk Sales Marketing Newbie

Panduan Menjadi Marketing Properti Yang Profesional

Tidak banyak seorang Marketing dan Sales suatu produk tertentu menjadikan profesi Sales Marketing menjadi cita cita sejak lama, bahkan seorang yang mengambil studi Marketing pun jarang yang mempunyai tujuan bidang Sales Marketing menjadi tujuan kariernya di masa depan.

Jujur saja banyak orang yang berprofesi Sales Marketing karena keadaan atau pekerjaan yang tersedia di dunia kerja ya terbanyak bidang Sales dan Marketing. Jika kamu sudah memilih atau tercebur secara tidak sengaja ke dunia Sales , kami harus menjalankan profesi tersebut dengan sepenuh hati mencurahkan semua potensi kami agar pilihan kami tidak sia sia dam bisa menghasilkan sesuatu dalam hal ini tentu uang tentunya yang tidak terbatas. 




Jika kami pernah mengikuti training atau bahkan seminar motivasi bidang Sales Marketing , ilmu yang kamu dapat belum tentu atau bahkan berbeda jika kami terjun ke dunia Sales yang banyak memerlukan kemampuan akan beradaptasi di semua tempat. Para pemberi motivasi dan ilmu Marketing tidak semua merasakan menjadi Sales sesungguhnya, testimoni yang mereka lakukan biasanya palsu atau hanya beropini tanpa terjun langsung di dunia nya sendiri. Jadi bagaimana mungkin orang yang hanya mengamati bisa beropini tentang dunia Sales bisa memberi motivasi yang mendasar.

Dunia Sales dan Marketing itu tidak bisa disebut berawal dari bakat, semua orang bisa menjalaninya , tergantung kecepatan anda beradaptasi dan mempunyai skil komunikasi yang di butuhkan. Memang ada orang dengan sifat tertentu bisa lebih cepat beradaptasi dan menguasai dunia Sales, tapi semua itu bisa di pelajari dan bisa matang berdasarkan jam terbang yang kamu lakukan .

Sedikit Panduan untuk kamu yang baru terjun ke dunia Sales dan Marketing properti , bisa melihat tips singkat di bawah ini :

1. Kuasai Spesifikasi produk yang akan kamu jual.

Menguasai produk kbowlage adalah hal mendasar yang harus kamu kuasai, bahkan jika kamu tidak terlalu lancar berbicara sekalipun , pengetahuan akan produk yang kamu jual menjadi kunci dari kesalahan yang akan kamu lakuka jika salah dalam memberi informasi ke calon Customer.

2. Kuasai teknik komunikasi yang simpel dan efektif.

Bicar merupakan kerjaan seorang Marketing, bicaralah secara Cun pel dan meyakinkan , tehnik ini sangat berguna tak kala kira sedang Expo atau pameran. Karena banyak sekali kompetitor yang bersamaan ada di tempat yang sama.

3. Penampilan yang bersih dan wangi.

Anda tidak perlu cantik atau tampan jika menjadi Sales, tapi rapih dan wangi merupakan keharusan bagi semua Sales  marketing.

4. Berbicara sambil senyum.

Senyum merupakan bahasa paling efektif buat semua orang, bukalah dengan senyum semua kegiatan kamu. Presentasi dengan antusias dan lakukan proses closing dengan enjoy tanpa memaksa konsumen untuk mengeluarkan uang saat itu juga.

5. Selalu belajar dan memperbaharui kemampuan atau skill.

Ilmu Marketing selalu berkembang San jika kamu tidak meng upgrade diri kamu maka akan terlunas dengan pendatang baru yang lebih pintar dan muda.

7. Tahu segala Hal

Marketing yang. Ali adalah orang yang enak untuk di ajak ngobrol hal apa saja, baik masalah yang remeh sampai hal yang serius tang sedang viral .

Itulah sedikit panduan untuk anda yang masih newwbie di dunia Marketing dan jika ada perkembangan baru maka tulisan ini akan di update.

Suka Duka Marketing Properti

Suka Duka Marketing Properti

Suka Duka Marketing Properti

Jika anda seorang marketing property baik itu marketing inhouse developer atau agent property independen yang telah tahunan bahkan sampai 10 Tahun lebih pasti sudah merasakan asam garamnya dunia sales Properti. Berbagai projek property dari berbagai developer dan perusahaan pengembang sudah dirasakan, tidak selalu manis tentunya , kadang kita juga merasakan kegetiran dalam proses untuk menjual produk sampai proses penerimaan hasil penjualan kita atau komisi istilah populer nya. 



Tidak selalu tempat kita bekerja atau hanya sekedar perwakilan sebagai agent penjualan kita mendapatkan fasilitas yang mendukung para tenaga marketing untuk mencapai target penjualan, tidak sedikit para sales mendapatkan beban dari buruknya track record pengembang yang kita wakili untuk menjual produknya.

Target penjualan yang tinggi bagi seorang marketing property yang berpengalan dan profesional bukanlah sebuah beban yang di takuti, bahkan target yang sebenarnya yang tidak masuk akal pun kita tanggapi dengan positif dan tanpa keluhan. Dengan usaha tak kenal lelah dalam menjual produk property tidak segan segan kita mengorbankan waktu untuk keluarga dan waktu istirahat untuk tetap mengejar target penjualan yang berada di pundak para sales.

Cerita miris juga sering di dapat dari curhatan para marketing property ketika sedang bertemu di warung kopi atau di tempat makan murah meriah, Banyak developer dan perusahaan pengembang property yang tidak memperhatikan hak atas usaha para sales force nya yang telah banyak berkorban tenaga dan pikiran dengan tidak memberi upah yang layak, menunda nunda hak akan komisi penjualan, bahkan ada yang seenaknya memutus kontrak kerja karena target yang sulit di penuhi para pejuang property tersebut.

Cerita di atas merupakan kisah suka suka menjadi seorang marketing property, tentu bagi yang sukses akan mendapat jenjang karir dan pendapatan yang bisa di tabung untuk hari tua dan investasi, jika anda ingin awet menjadi marketing property yang menghasilkan tentu harus tetap membangun dan menjaga reputasi yang baik, jangan merusak nama baik sekedar hanya untuk bekerja di developer brengsek yang tidak komit akan kewajiban akan hak konsumen dan juga hak kita sebagai marketing.

Dunia marketing di masa sekarang semakin menuju era digital, tehnik marketing ortodok mulai di tinggalkan, tantangan dan persaingan semakin ketat, selalu ada bintang baru yang bersinar di dunia marketing property, upgrade kemampuan anda agar tidak tergilas perubahan dan perkembangan menuju era digitalisasi semua sektor kehidupan.

Top Artikel